Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp690 (kapitalisasi pasar 1,89 T, volume 24 jam 1,7 rb), sedangkan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. diperdagangkan di Rp20 (kapitalisasi pasar 1,08 T, volume 24 jam 3,62 jt). Perbedaan utamanya: Alkindo Naratama Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,62 jt vs 1,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALDO | BEKS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 1,89 T | 1,08 T |
Volume | 1,7 rb | 3,62 jt |
Lot | 17 | 36,21 rb |
Perputaran | 1,17 jt | 72,74 jt |
Harga Rata-rata | 688,24 | 20,09 |
Nilai Transaksi | 1,17 jt | 72,74 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 690 | 20 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 1 | 9 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity
Selengkapnya di halaman ALDO →PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk formerly PT Bank Pundi Indonesia, Tbk (“the Bank”) was established on September 11, 1992. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 104 dated June 30, 2010 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Eksekutif Internasional Tbk” has changed its name to “PT Bank Pundi Indonesia Tbk”. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 36 dated June 14, 2016 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Pundi Indonesia Tbk” has changed its name to “PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk”.
Selengkapnya di halaman BEKS →