Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alkindo Naratama Tbk (ALDO) vs Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Alkindo Naratama TbkTrading
Bank Central Asia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Bank Central Asia Tbk: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp890 (kapitalisasi pasar 2,5 T, volume 24 jam 442,5 rb), sedangkan Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.350 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 87,18 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 307,5× kapitalisasi pasar Alkindo Naratama Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (87,18 jt vs 442,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALDOBBCA
Kapitalisasi Pasar
2,5 T768,87 T
Volume
442,5 rb87,18 jt
Lot
4,43 rb871,77 rb
Perputaran
389,62 jt549,68 M
Harga Rata-rata
880,56.305,29
Nilai Transaksi
389,62 jt549,68 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8906.350
Volume Ekuilibrium Indikatif
51130,53 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALDO
Lihat detail
BBCA
Lihat detail

Tentang Alkindo Naratama Tbk

PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity

Selengkapnya di halaman ALDO

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA