Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alkindo Naratama Tbk (ALDO) vs Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR)

Alkindo Naratama TbkTrading
Ashmore Asset Management Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alkindo Naratama Tbk dan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk: Alkindo Naratama Tbk diperdagangkan di Rp870 (kapitalisasi pasar 2,4 T, volume 24 jam 103,8 rb), sedangkan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp358 (kapitalisasi pasar 800 M, volume 24 jam 16,8 rb). Perbedaan utamanya: Alkindo Naratama Tbk jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, dan Alkindo Naratama Tbk lebih aktif diperdagangkan (103,8 rb vs 16,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALDOAMOR
Kapitalisasi Pasar
2,4 T800 M
Volume
103,8 rb16,8 rb
Lot
1,04 rb168
Perputaran
90,11 jt6 jt
Harga Rata-rata
868,16357,15
Nilai Transaksi
90,11 jt6 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
870360
Volume Ekuilibrium Indikatif
10100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ALDO
Lihat detail
AMOR
Lihat detail

Tentang Alkindo Naratama Tbk

PT Alkindo Naratama Tbk (the "Company") was established based on Notarial Deed No 74 of Kikit Warianti SH, dated January 31, 1989. The Company's Articles of Association have been amended several times. The latest amendment was based on Notarial Deed No. 5 of Nunuy Rahmayati SH dated March 15, 2011 pertaining of Authorized share and paid-up capital, issuance of new share to be offered to the public in the Initial Public Offering, and amendment of the Article of Association of the Company to become a public entity

Selengkapnya di halaman ALDO

Tentang Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (the Company) initially established under the name of PT Buana Megah Abadi, is an Indonesian domiciled Company. The Company was established based on notary deed No. 250 dated 29 January 2010 of Doctor Irawan Soerodjo, SH.MSi.

Selengkapnya di halaman AMOR