Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albemarle Corp. dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Albemarle Corp. diperdagangkan di $128,79 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $56,85. Perbedaan utamanya: Albemarle Corp. membagikan dividen 1,26%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALB | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $15,22B | — |
Sektor | Basic Materials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $215,62 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $67,30 | $44,65 |
Nilai Perusahaan | $18,24B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,26% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.
Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.
SPUS menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga 0,94% menjadi $57,19, didukung sinyal teknis bullish dari moving averages. ETF ini fokus pada saham S&P 500 yang sesuai syariah, dengan dividen reguler $0,03 per pembayaran. Sentimen investor optimis karena strategi dividen AS kembali menarik minat, tercermin dari peningkatan kepemilikan institusi seperti oleh Farther Finance Advisors LLC.
Outlook SPUS stabil dengan pendekatan investasi syariah yang konservatif, menawarkan eksposur ke pasar AS dengan risiko drawdown lebih rendah. Risiko utama termasuk konsentrasi sektor teknologi dan volatilitas pasar global. Analis melihat potensi pertumbuhan berkelanjutan seiring tren dividen yang kuat, meski valuasi terbatas oleh struktur ETF.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.
Selengkapnya di halaman ALB →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →