Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albemarle Corp. dan Realty Income Corp: Albemarle Corp. diperdagangkan di $126,5 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan Realty Income Corp diperdagangkan di $63,63 (kapitalisasi pasar $59,69B). Perbedaan utamanya: Realty Income Corp jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Albemarle Corp., dan Realty Income Corp memberi dividen lebih tinggi (5,08%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALB | O | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $15,22B | $59,69B |
Sektor | Basic Materials | Real Estate |
Tertinggi 52 Minggu | $215,62 | $67,56 |
Terendah 52 Minggu | $67,30 | $55,93 |
Nilai Perusahaan | $18,24B | $89,49B |
Imbal Hasil Dividen | 1,26% | 5,08% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.
Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.
Realty Income (O) diperdagangkan pada $64.01, naik 0.27% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan target konsensus analis $67.86. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil dari $3.3B (2022) menjadi $5.7B (2025) namun mengalami miss EPS berturut-turut. Margin laba bersih 19.05% dan yield dividen 5.1% menjadi daya tarik utama bagi investor pendapatan, didukung oleh pembayaran dividen bulanan ke-673 yang konsisten.
Outlook: Potensi apresiasi 6% menuju target analis dengan pendapatan dividen yang andal. Risiko utama termasuk leverage yang meningkat (debt-to-asset 39.93% pada 2025) dan tekanan pada profit margin. Investor harus memantau kemampuan perusahaan memenuhi ekspektasi EPS di kuartal mendatang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.
Selengkapnya di halaman ALB →Realty Income memiliki sekitar 11.400 properti, yang sebagian besar merupakan properti ritel yang berdiri sendiri, penyewa tunggal, tiga jaringan sewaan. Propertinya terletak di 49 negara bagian dan Puerto Riko dan disewakan kepada 250 penyewa dari 47 industri. Akuisisi baru-baru ini telah menambah properti industri, kantor, manufaktur, dan distribusi, yang menghasilkan sekitar 17% dari pendapatan.
Selengkapnya di halaman O →