Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albemarle Corp. dan KraneShares Hang Seng TECH Index ETF: Albemarle Corp. diperdagangkan di $126,53 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan KraneShares Hang Seng TECH Index ETF diperdagangkan di $13,01. Perbedaan utamanya: Albemarle Corp. membagikan dividen 1,26%, sedangkan KraneShares Hang Seng TECH Index ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALB | KTEC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $15,22B | — |
Sektor | Basic Materials | Sector/Thematic |
Tertinggi 52 Minggu | $215,62 | $19,51 |
Terendah 52 Minggu | $67,30 | $12,00 |
Nilai Perusahaan | $18,24B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,26% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.
Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.
KTEC diperdagangkan di $12.51, naik 0.89% hari ini, namun sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual. Data rasio keuangan fundamental seperti P/E, P/S, dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, menandakan keterbatasan informasi untuk penilaian mendalam.
Outlook saham ini bergantung pada pengungkapan laporan keuangan terbaru untuk menilai kesehatan fundamental. Tanpa data pendapatan, laba, atau panduan perusahaan, risiko ketidakpastian tinggi. Investor perlu menunggu rilis kuartalan untuk konfirmasi prospek bisnis.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.
Selengkapnya di halaman ALB →KTEC melacak Hang Seng TECH Index, memberikan akses terfokus ke 30 perusahaan teknologi terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong. ETF ini berfokus pada bisnis berbasis internet yang inovatif di sektor e-commerce, fintech, cloud computing, dan teknologi digital.
Selengkapnya di halaman KTEC →