Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albemarle Corp. dan JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF: Albemarle Corp. diperdagangkan di $129,03 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF diperdagangkan di $72,26. Perbedaan utamanya: Albemarle Corp. membagikan dividen 1,26%, sedangkan JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALB | JPIN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $15,22B | — |
Sektor | Basic Materials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $215,62 | $76,96 |
Terendah 52 Minggu | $67,30 | $63,14 |
Nilai Perusahaan | $18,24B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,26% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.
Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.
Saham JPIN diperdagangkan di $73,74 dengan kenaikan harian 0,49%, menunjukkan momentum positif. Sinyal teknis secara keseluruhan bullish didukung moving averages, meski osilator netral. ETF ini memberikan eksposur ke pasar nilai internasional dengan strategi smart beta. Tidak ada data fundamental spesifik perusahaan yang tersedia dalam snapshot ini.
Outlook JPIN bergantung pada performa pasar ekuitas internasional dan efektivitas strategi diversifikasinya. Risiko utama meliputi volatilitas pasar global dan fluktuasi mata uang. Investor perlu mengevaluasi underlying holdings ETF untuk penilaian fundamental yang komprehensif.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.
Selengkapnya di halaman ALB →Reksa dana indeks ini akan menginvestasikan minimal 80% dari asetnya dalam sekuritas yang terdapat dalam indeks target. Indeks target terdiri dari sekuritas ekuitas di pasar global yang telah berkembang (kecuali Amerika Utara) yang dipilih untuk mewakili serangkaian karakteristik faktor yang terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman JPIN →