Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albemarle Corp. dan iShares MSCI Malaysia ETF: Albemarle Corp. diperdagangkan di $126,42 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan iShares MSCI Malaysia ETF diperdagangkan di $27,21. Perbedaan utamanya: Albemarle Corp. membagikan dividen 1,26%, sedangkan iShares MSCI Malaysia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALB | EWM | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $15,22B | — |
Sektor | Basic Materials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $215,62 | $30,42 |
Terendah 52 Minggu | $67,30 | $23,49 |
Nilai Perusahaan | $18,24B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,26% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.
Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.
EWM (iShares MSCI Malaysia ETF) diperdagangkan di $27.24, naik 1.0% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini memberikan eksposur terkonsentrasi ke pasar Malaysia dengan 54% di sektor keuangan dan 21% di industri, berpotensi mendapat manfaat dari inisiatif pariwisata dan pertumbuhan pusat data negara.
Outlook EWM dipengaruhi oleh prospek ekonomi Malaysia dan sentimen pasar emerging market. Peluang termasuk potensi pertumbuhan dari sektor teknologi dan pariwisata, namun risiko mencakup volatilitas mata uang, ketegangan geopolitik, dan ketergantungan pada sektor keuangan. Investor perlu memantau perkembangan kebijakan bank sentral dan kondisi ekonomi global.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.
Selengkapnya di halaman ALB →EWM melacak Indeks MSCI Malaysia yang memberikan eksposur ke pasar saham Malaysia. ETF ini menawarkan portofolio terdiversifikasi yang terdiri dari perusahaan besar dan menengah di berbagai sektor di Malaysia.
Selengkapnya di halaman EWM →