Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Albemarle Corp. (ALB) vs Invesco DB Commodity Index Tracking Fund (DBC)

Albemarle Corp.
Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Albemarle Corp. dan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund: Albemarle Corp. diperdagangkan di $128,3 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $27,75. Perbedaan utamanya: Albemarle Corp. membagikan dividen 1,26%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ALBDBC
Kapitalisasi Pasar
$15,22B
Sektor
Basic MaterialsCommodities - Metals/Agriculture
Tertinggi 52 Minggu
$215,62$31,69
Terendah 52 Minggu
$67,30$21,62
Nilai Perusahaan
$18,24B
Imbal Hasil Dividen
1,26%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Albemarle Corp.

Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.

Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.

Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC diperdagangkan di $27, naik 1.62% hari ini dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan. ETF komoditas ini mendapat momentum dari kenaikan harga minyak dan permintaan safe-haven, mencapai level tertinggi 52-minggu pada April 2026. Rasio valuasi seperti P/E dan P/B tidak tersedia, namun sentimen media positif terhadap lindung nilai inflasi mendorong minat investor.

Outlook DBC didukung oleh tekanan inflasi dan gejolak geopolitik yang mendongkrak komoditas, namun rentan terhadap volatilitas harga sumber daya dan risiko regulasi. Investor dapat memanfaatkan eksposur diversifikasi, tetapi harus waspada terhadap fluktuasi pasar yang tajam dan ketergantungan pada faktor makroekonomi.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Albemarle Corp.

Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.

Selengkapnya di halaman ALB

Tentang Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.

Selengkapnya di halaman DBC