Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albemarle Corp. dan Global X FTSE Southeast Asia ETF: Albemarle Corp. diperdagangkan di $128,74 (kapitalisasi pasar $15,22B), sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,15. Perbedaan utamanya: Albemarle Corp. membagikan dividen 1,26%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ALB | ASEA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $15,22B | — |
Sektor | Basic Materials | Sector/Thematic |
Tertinggi 52 Minggu | $215,62 | $20,65 |
Terendah 52 Minggu | $67,30 | $16,25 |
Nilai Perusahaan | $18,24B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,26% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ALB diperdagangkan di $129.02, turun 4.82% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan RSI sangat oversold. Secara fundamental, perusahaan mencatatkan kerugian bersih $510.63 juta pada 2025 dengan margin laba bersih negatif 4.24%, meskipun pendapatan stabil di $5.14 miliar. Analis menunjukkan konsensus harga target $227.10 dengan 42.22% rekomendasi beli, sementara berita terbaru menyoroti peluncuran hasil kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026.
Outlook ALB didorong oleh pemulihan harga lithium dan pertumbuhan permintaan sistem penyimpanan energi, namun diimbangi oleh volatilitas harga komoditas dan leverage keuangan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada siklus lithium dan tekanan margin. Analis tetap optimis dengan potensi upside 76% dari harga saat ini, meskipun investor perlu memantau eksekusi operasional dan kondisi pasar lithium.
Saham ASEA menunjukkan performa positif dengan kenaikan 1.57% ke level $20.08, namun sinyal teknis cenderung bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual. Perusahaan telah mengumumkan dividen $0.41 yang akan dibayarkan Juli 2026. Data fundamental terbatas tersedia untuk analisis mendalam pada periode ini.
Outlook saham menghadapi ketidakpastian dengan momentum teknis yang lemah meski ada katalis dividen. Investor perlu menunggu laporan keuangan terkini untuk menilai kesehatan fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Albemarle adalah produsen litium terbesar di dunia. Prospek untuk permintaan litium yang kuat didasarkan pada peningkatan permintaan untuk baterai kendaraan listrik. Albemarle memproduksi litium dari endapan garam-garamnya di Chili dan AS dan tambang joint venture di Australia. Albemarle juga merupakan pemimpin global dalam produksi bromin, yang digunakan dalam penghambat api. Perusahaan ini juga merupakan produsen utama katalis penyulingan minyak.
Selengkapnya di halaman ALB →ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →