Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk diperdagangkan di Rp226 (kapitalisasi pasar 162,72 M, volume 24 jam 330,1 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (874 rb vs 330,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKSIJAWA
Kapitalisasi Pasar
162,72 M1,83 T
Volume
330,1 rb874 rb
Lot
3,3 rb8,74 rb
Perputaran
75,55 jt97,14 jt
Harga Rata-rata
228,88111,14
Nilai Transaksi
75,55 jt97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
226110
Volume Ekuilibrium Indikatif
1241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKSI
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk

PT Majapahit Securities Tbk (the Company) formerly known as PT Asia Kapitalindo Securities Tbk was established by deed No notary. 43 Date February 12, 1990 and Deed No.. 59 Date of March 21, 1990 and the second was made by before Ny. Kristiana Maria Soeharyo, SH., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman AKSI

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA