Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Mineral Sumberdaya Mandiri TbkTrading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk diperdagangkan di Rp226 (kapitalisasi pasar 169,92 M, volume 24 jam 268,7 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 662,4 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 12,4× kapitalisasi pasar Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (662,4 rb vs 268,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKSIJAWA
Kapitalisasi Pasar
169,92 M2,11 T
Volume
268,7 rb662,4 rb
Lot
2,69 rb6,62 rb
Perputaran
61,02 jt86,17 jt
Harga Rata-rata
227,11130,09
Nilai Transaksi
61,02 jt86,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
226131
Volume Ekuilibrium Indikatif
1009

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKSI
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk

PT Majapahit Securities Tbk (the Company) formerly known as PT Asia Kapitalindo Securities Tbk was established by deed No notary. 43 Date February 12, 1990 and Deed No.. 59 Date of March 21, 1990 and the second was made by before Ny. Kristiana Maria Soeharyo, SH., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman AKSI

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA