Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja AKR Corporindo Tbk (AKRA) vs PP Presisi Tbk. (PPRE)

AKR Corporindo Tbk
PP Presisi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan AKR Corporindo Tbk dan PP Presisi Tbk.: AKR Corporindo Tbk diperdagangkan di Rp1.320 (kapitalisasi pasar 26 T, volume 24 jam 15,27 jt), sedangkan PP Presisi Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 1,15 T, volume 24 jam 65,22 jt). Perbedaan utamanya: AKR Corporindo Tbk jauh lebih besar — sekitar 22,6× kapitalisasi pasar PP Presisi Tbk., dan PP Presisi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (65,22 jt vs 15,27 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKRAPPRE
Kapitalisasi Pasar
26 T1,15 T
Volume
15,27 jt65,22 jt
Lot
152,7 rb652,21 rb
Perputaran
20,11 M6,81 M
Harga Rata-rata
1.316,87104,38
Nilai Transaksi
20,11 M6,81 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.320101
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,56 rb4,38 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKRA
Lihat detail
PPRE
Lihat detail

Tentang AKR Corporindo Tbk

PT AKR Corporindo Tbk was established in Surabaya on November 28, 1977 based on the Notarial Deed No. 46 of Sastra Kosasih, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 26 of the same notary dated April 12, 1978 . In 2004, the Company changed its name from PT Aneka Kimia Raya Tbk to PT AKR Corporindo Tbk. PT Aneka Kimia Raya is the largest chemical distributor in Indonesia. The Company is dominantly positioned within the industry, distributing more than 40 chemical products. The Company is foreign investment.

Selengkapnya di halaman AKRA

Tentang PP Presisi Tbk.

PT Pembangunan Perumahan Presisi Tbk (formerly PT Pembangunan Perumahan Peralatan Konstruksi) was initially named PT Prima Jasa Aldodua a Company was established in Jakarta based on notarial deed No. 2 of Notary Muhammad Chotib, S.H., dated May 6, 2004.

Selengkapnya di halaman PPRE