Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja AKR Corporindo Tbk (AKRA) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

AKR Corporindo Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan AKR Corporindo Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: AKR Corporindo Tbk diperdagangkan di Rp1.320 (kapitalisasi pasar 26 T, volume 24 jam 15,27 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: AKR Corporindo Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan AKR Corporindo Tbk lebih aktif diperdagangkan (15,27 jt vs 480,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKRAGGRP
Kapitalisasi Pasar
26 T3,51 T
Volume
15,27 jt480,9 rb
Lot
152,7 rb4,81 rb
Perputaran
20,11 M140,02 jt
Harga Rata-rata
1.316,87291,15
Nilai Transaksi
20,11 M140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.320292
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,56 rb118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKRA
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang AKR Corporindo Tbk

PT AKR Corporindo Tbk was established in Surabaya on November 28, 1977 based on the Notarial Deed No. 46 of Sastra Kosasih, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 26 of the same notary dated April 12, 1978 . In 2004, the Company changed its name from PT Aneka Kimia Raya Tbk to PT AKR Corporindo Tbk. PT Aneka Kimia Raya is the largest chemical distributor in Indonesia. The Company is dominantly positioned within the industry, distributing more than 40 chemical products. The Company is foreign investment.

Selengkapnya di halaman AKRA

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP