Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM)

Argha Karya Prima Industry TbkTrading
Suryamas Dutamakmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Suryamas Dutamakmur Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp510 (kapitalisasi pasar 306,12 M, volume 24 jam 19 rb), sedangkan Suryamas Dutamakmur Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 2,7 T, volume 24 jam 3,2 rb). Perbedaan utamanya: Suryamas Dutamakmur Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Argha Karya Prima Industry Tbk lebih aktif diperdagangkan (19 rb vs 3,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPISMDM
Kapitalisasi Pasar
306,12 M2,7 T
Volume
19 rb3,2 rb
Lot
19032
Perputaran
9,62 jt1,78 jt
Harga Rata-rata
506,32557,19
Nilai Transaksi
9,62 jt1,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
530
Volume Ekuilibrium Indikatif
600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
SMDM
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Suryamas Dutamakmur Tbk.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (the Company) was established based on notarial Deed No. 322, dated September 21, 1989 of Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT. Suryamas Dutamakmur has a specific aim to participate in meeting the growing demand for quality residential development in the Greater Jakarta area.

Selengkapnya di halaman SMDM