Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. (SCCO)

Argha Karya Prima Industry TbkTrading
Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp510 (kapitalisasi pasar 306,12 M, volume 24 jam 19 rb), sedangkan Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar 1,92 T, volume 24 jam 2,9 rb). Perbedaan utamanya: Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,3× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Argha Karya Prima Industry Tbk lebih aktif diperdagangkan (19 rb vs 2,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPISCCO
Kapitalisasi Pasar
306,12 M1,92 T
Volume
19 rb2,9 rb
Lot
19029
Perputaran
9,62 jt6,74 jt
Harga Rata-rata
506,322.322,76
Nilai Transaksi
9,62 jt6,74 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
SCCO
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.

Established in 1970, Sucaco started commercial production of low-voltage cables in 1972. The company produces a wide range of power and telecommunication cables, which met both local and international standards.

Selengkapnya di halaman SCCO