Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs PP Presisi Tbk. (PPRE)

Argha Karya Prima Industry Tbk
PP Presisi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan PP Presisi Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp480 (kapitalisasi pasar 295,1 M, volume 24 jam 7 rb), sedangkan PP Presisi Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 1,15 T, volume 24 jam 65,22 jt). Perbedaan utamanya: PP Presisi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan PP Presisi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (65,22 jt vs 7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIPPRE
Kapitalisasi Pasar
295,1 M1,15 T
Volume
7 rb65,22 jt
Lot
70652,21 rb
Perputaran
3,36 jt6,81 M
Harga Rata-rata
480,09104,38
Nilai Transaksi
3,36 jt6,81 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
484101
Volume Ekuilibrium Indikatif
24,38 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
PPRE
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang PP Presisi Tbk.

PT Pembangunan Perumahan Presisi Tbk (formerly PT Pembangunan Perumahan Peralatan Konstruksi) was initially named PT Prima Jasa Aldodua a Company was established in Jakarta based on notarial deed No. 2 of Notary Muhammad Chotib, S.H., dated May 6, 2004.

Selengkapnya di halaman PPRE