Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Argha Karya Prima Industry TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp500 (kapitalisasi pasar 306,12 M, volume 24 jam 700), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.250 (kapitalisasi pasar 26,5 T, volume 24 jam 1,31 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 86,6× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,31 jt vs 700). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIJPFA
Kapitalisasi Pasar
306,12 M26,5 T
Volume
7001,31 jt
Lot
713,09 rb
Perputaran
356,5 rb2,95 M
Harga Rata-rata
509,292.252,64
Nilai Transaksi
356,5 rb2,95 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
41,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA