Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Argha Karya Prima Industry Tbk
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp480 (kapitalisasi pasar 295,1 M, volume 24 jam 7 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.010 (kapitalisasi pasar 24,51 T, volume 24 jam 12,44 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 83,1× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,44 jt vs 7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIJPFA
Kapitalisasi Pasar
295,1 M24,51 T
Volume
7 rb12,44 jt
Lot
70124,38 rb
Perputaran
3,36 jt25,39 M
Harga Rata-rata
480,092.041,41
Nilai Transaksi
3,36 jt25,39 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4842.010
Volume Ekuilibrium Indikatif
22,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA