Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Indo American Seafoods Tbk. (ISEA)

Argha Karya Prima Industry TbkTrading
Indo American Seafoods Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Indo American Seafoods Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp500 (kapitalisasi pasar 306,12 M, volume 24 jam 700), sedangkan Indo American Seafoods Tbk. diperdagangkan di Rp83 (kapitalisasi pasar 119,54 M, volume 24 jam 7,25 jt). Perbedaan utamanya: Argha Karya Prima Industry Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Indo American Seafoods Tbk., dan Indo American Seafoods Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,25 jt vs 700). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIISEA
Kapitalisasi Pasar
306,12 M119,54 M
Volume
7007,25 jt
Lot
772,51 rb
Perputaran
356,5 rb606,45 jt
Harga Rata-rata
509,2983,64
Nilai Transaksi
356,5 rb606,45 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
86
Volume Ekuilibrium Indikatif
344,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
ISEA
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Indo American Seafoods Tbk.

PT. Indo American Seafoods Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 5 dated April 6, 2006 of Akhmadi Dachlan, S.H., a public notary in Bandar Lampung. The Company started its commercial operations in 2006.

Selengkapnya di halaman ISEA