Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Argha Karya Prima Industry TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp510 (kapitalisasi pasar 306,12 M, volume 24 jam 19 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,86 jt vs 19 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIIKBI
Kapitalisasi Pasar
306,12 M709,92 M
Volume
19 rb1,86 jt
Lot
19018,57 rb
Perputaran
9,62 jt1,06 M
Harga Rata-rata
506,32572,16
Nilai Transaksi
9,62 jt1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
550
Volume Ekuilibrium Indikatif
155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI