Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Multi Garam Utama Tbk. (FOLK)

Argha Karya Prima Industry Tbk
Multi Garam Utama Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Multi Garam Utama Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp480 (kapitalisasi pasar 295,1 M, volume 24 jam 7 rb), sedangkan Multi Garam Utama Tbk. diperdagangkan di Rp197 (kapitalisasi pasar 818,27 M, volume 24 jam 4,23 jt). Perbedaan utamanya: Multi Garam Utama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Multi Garam Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,23 jt vs 7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIFOLK
Kapitalisasi Pasar
295,1 M818,27 M
Volume
7 rb4,23 jt
Lot
7042,33 rb
Perputaran
3,36 jt840,44 jt
Harga Rata-rata
480,09198,55
Nilai Transaksi
3,36 jt840,44 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
484197
Volume Ekuilibrium Indikatif
211

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
FOLK
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Multi Garam Utama Tbk.

PT Multi Garam Utama Tbk (the ”Company”) was established based on Notarial Deed No. 6 of Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., dated April 10, 2019.

Selengkapnya di halaman FOLK