Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI)

Argha Karya Prima Industry TbkTrading
Dewi Shri Farmindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Dewi Shri Farmindo Tbk.: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp510 (kapitalisasi pasar 306,12 M, volume 24 jam 19 rb), sedangkan Dewi Shri Farmindo Tbk. diperdagangkan di Rp139 (kapitalisasi pasar 280 M, volume 24 jam 63,3 jt). Perbedaan utamanya: Argha Karya Prima Industry Tbk dan Dewi Shri Farmindo Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Dewi Shri Farmindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (63,3 jt vs 19 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIDEWI
Kapitalisasi Pasar
306,12 M280 M
Volume
19 rb63,3 jt
Lot
190632,99 rb
Perputaran
9,62 jt8,85 M
Harga Rata-rata
506,32139,84
Nilai Transaksi
9,62 jt8,85 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
139
Volume Ekuilibrium Indikatif
11,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
DEWI
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Dewi Shri Farmindo Tbk.

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (The "Company") is domiciled in Cianjur was established based on notarial deed No. 15 dated September 17, 2019 of Amaliyah, S.H.,M.Kn notary in Jakarta. The Company commenced commercial operations in 2019.

Selengkapnya di halaman DEWI