Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH)

Argha Karya Prima Industry Tbk
Segar Kumala Indonesia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Segar Kumala Indonesia Tbk: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp480 (kapitalisasi pasar 295,1 M, volume 24 jam 7 rb), sedangkan Segar Kumala Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp505 (kapitalisasi pasar 1,02 T, volume 24 jam 213,6 rb). Perbedaan utamanya: Segar Kumala Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Segar Kumala Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (213,6 rb vs 7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIBUAH
Kapitalisasi Pasar
295,1 M1,02 T
Volume
7 rb213,6 rb
Lot
702,14 rb
Perputaran
3,36 jt107,82 jt
Harga Rata-rata
480,09504,77
Nilai Transaksi
3,36 jt107,82 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
484505
Volume Ekuilibrium Indikatif
21

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
BUAH
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Segar Kumala Indonesia Tbk

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (“the Company”) was established based on Notarial Deed of P. Sutrisno A. Tampubolon, No. 14 dated June 10, 2017.

Selengkapnya di halaman BUAH