Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) vs Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Argha Karya Prima Industry Tbk
Bank Central Asia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Argha Karya Prima Industry Tbk dan Bank Central Asia Tbk: Argha Karya Prima Industry Tbk diperdagangkan di Rp480 (kapitalisasi pasar 295,1 M, volume 24 jam 7 rb), sedangkan Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.175 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 181,29 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2605,5× kapitalisasi pasar Argha Karya Prima Industry Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (181,29 jt vs 7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AKPIBBCA
Kapitalisasi Pasar
295,1 M768,87 T
Volume
7 rb181,29 jt
Lot
701,81 jt
Perputaran
3,36 jt1,14 T
Harga Rata-rata
480,096.262,64
Nilai Transaksi
3,36 jt1,14 T
Harga Ekuilibrium Indikatif
4846.175
Volume Ekuilibrium Indikatif
2170,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AKPI
Lihat detail
BBCA
Lihat detail

Tentang Argha Karya Prima Industry Tbk

PT Argha Karya Prima Industry was established within the framework of Law No. 6 of 1968 and Law No. 12 of 1970 regarding Domestic Capital Investment. The Company was established on March 7, 1980. The companys articles of association were amended several times, the lates on Dec 18 1996, when the companys name was changed to PT Argha Karya Prima Industry. The Company has manufacturing facilities located in Citeureup. Bogor and employed 1.186 people as Dec 31, 1999. The Company commercial operations commenced in 1982.

Selengkapnya di halaman AKPI

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA