Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

FKS Food Sejahtera TbkTrading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan FKS Food Sejahtera Tbk dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: FKS Food Sejahtera Tbk diperdagangkan di Rp120 (kapitalisasi pasar 1,12 T, volume 24 jam 2,98 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.530 (kapitalisasi pasar 14,41 T, volume 24 jam 193,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,9× kapitalisasi pasar FKS Food Sejahtera Tbk, dan FKS Food Sejahtera Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,98 jt vs 193,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AISARLCO
Kapitalisasi Pasar
1,12 T14,41 T
Volume
2,98 jt193,4 rb
Lot
29,82 rb1,93 rb
Perputaran
360,53 jt881,44 jt
Harga Rata-rata
120,94.557,62
Nilai Transaksi
360,53 jt881,44 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1224.600
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,13 rb100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AISA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang FKS Food Sejahtera Tbk

PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk formerly PT Asia Intiselera Tbk was established on January 26, 1990. PT. Asia Intiselera is a producer of Instant Noodles, this company was founded by Kang family under the name Pabrik Mie Asia which located in Jakarta. the company started its operations since 1953, and in 1974 the factory moved to Bogor. The articles of association have been amended several times, most recently on January 25, 1997, concerning the change of status and increase in authorized capital.

Selengkapnya di halaman AISA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO