Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) vs Bank Ganesha Tbk (BGTG)

FKS Food Sejahtera TbkTrading
Bank Ganesha TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan FKS Food Sejahtera Tbk dan Bank Ganesha Tbk: FKS Food Sejahtera Tbk diperdagangkan di Rp117 (kapitalisasi pasar 1,11 T, volume 24 jam 2,28 jt), sedangkan Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp111 (kapitalisasi pasar 2,61 T, volume 24 jam 588 rb). Perbedaan utamanya: Bank Ganesha Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar FKS Food Sejahtera Tbk, dan FKS Food Sejahtera Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,28 jt vs 588 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AISABGTG
Kapitalisasi Pasar
1,11 T2,61 T
Volume
2,28 jt588 rb
Lot
22,83 rb5,88 rb
Perputaran
267 jt64,66 jt
Harga Rata-rata
116,94109,96
Nilai Transaksi
267 jt64,66 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
118110
Volume Ekuilibrium Indikatif
551100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AISA
Lihat detail
BGTG
Lihat detail

Tentang FKS Food Sejahtera Tbk

PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk formerly PT Asia Intiselera Tbk was established on January 26, 1990. PT. Asia Intiselera is a producer of Instant Noodles, this company was founded by Kang family under the name Pabrik Mie Asia which located in Jakarta. the company started its operations since 1953, and in 1974 the factory moved to Bogor. The articles of association have been amended several times, most recently on January 25, 1997, concerning the change of status and increase in authorized capital.

Selengkapnya di halaman AISA

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG