Perbedaan AIOZ Network dan GMX: AIOZ Network diperdagangkan di Rp890,17 (kapitalisasi pasar Rp1,12T, volume 24 jam Rp32,47M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp119.487 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp36,56M). Perbedaan utamanya: AIOZ Network dan GMX berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai GMX dibatasi (10,5M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan AIOZ Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AIOZ Network selama 28 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| AIOZ | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,12T | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp32,47M | Rp36,56M |
Suplai yang Beredar | 1,3B AIOZ | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 46 Hari |
AIOZ Network adalah platform berbasis blockchain yang mengubah distribusi konten melalui teknologi terdesentralisasi. Platform ini memanfaatkan jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN) global untuk meningkatkan penyimpanan web3, komputasi AI, dan layanan streaming. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, AIOZ menawarkan biaya transaksi rendah dan interoperabilitas tinggi dengan Ethereum dan Cosmos, menjadikannya opsi serbaguna bagi pengembang dan pengguna.
Selengkapnya di halaman AIOZ →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →