Perbedaan OLAXBT dan Yield Basis: OLAXBT diperdagangkan di Rp728,88 (kapitalisasi pasar Rp168,03M, volume 24 jam Rp15,61M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.415 (kapitalisasi pasar Rp222,42M, volume 24 jam Rp46,65M). Perbedaan utamanya: Yield Basis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 157,4M / 1B YB (16%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| AIO | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp168,03M | Rp222,42M |
Volume (24h) | Rp15,61M | Rp46,65M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 157,4M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →