Perbedaan OLAXBT dan Tria: OLAXBT diperdagangkan di Rp724,6 (kapitalisasi pasar Rp166,99M, volume 24 jam Rp15,74M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp150,14 (kapitalisasi pasar Rp321,87M, volume 24 jam Rp35,89M). Perbedaan utamanya: Tria lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| AIO | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp166,99M | Rp321,87M |
Volume (24h) | Rp15,74M | Rp35,89M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →