Perbedaan OLAXBT dan Bittensor: OLAXBT diperdagangkan di Rp727,64 (kapitalisasi pasar Rp167,2M, volume 24 jam Rp16,47M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.625.486 (kapitalisasi pasar Rp40,74T, volume 24 jam Rp1,83T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 243,7× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 11,2M / 21M TAO (54%) milik Bittensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| AIO | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp167,2M | Rp40,74T |
Volume (24h) | Rp16,47M | Rp1,83T |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →