Perbedaan OLAXBT dan Swell Network: OLAXBT diperdagangkan di Rp728,93 (kapitalisasi pasar Rp167,2M, volume 24 jam Rp16,47M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,12 (kapitalisasi pasar Rp57,58M, volume 24 jam Rp24,86M). Perbedaan utamanya: OLAXBT jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 5,2B / 10B SWELL (52%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| AIO | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp167,2M | Rp57,58M |
Volume (24h) | Rp16,47M | Rp24,86M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →