Perbedaan OLAXBT dan Sky: OLAXBT diperdagangkan di Rp741,5 (kapitalisasi pasar Rp171,48M, volume 24 jam Rp51,41M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp943,45 (kapitalisasi pasar Rp21,96T, volume 24 jam Rp305,88M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 128,1× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 23,4B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Sky selama 15 Hari.
| AIO | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp171,48M | Rp21,96T |
Volume (24h) | Rp51,41M | Rp305,88M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 23,4B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →