Perbedaan OLAXBT dan Port3 Network: OLAXBT diperdagangkan di Rp760,82 (kapitalisasi pasar Rp174,77M, volume 24 jam Rp51,21M), sedangkan Port3 Network diperdagangkan di Rp23,63 (kapitalisasi pasar Rp15,67M, volume 24 jam Rp28,22M). Perbedaan utamanya: OLAXBT jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Port3 Network, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 692,9M / 1B PORT3 (70%) milik Port3 Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Port3 Network selama 10 Hari.
| AIO | PORT3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp174,77M | Rp15,67M |
Volume (24h) | Rp51,21M | Rp28,22M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 692,9M / 1B PORT3 (70%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →Port3 Network adalah platform Web3 serbaguna yang berfokus pada input dan output data sosial. Platform ini menggabungkan berbagai komponen dan inisiatif untuk mentransformasi jaringan data terdesentralisasi. Inti dari Port3 Network adalah penggunaan AI untuk mengindeks dan menstandarkan data, membangun AI Data Layer yang kuat sebagai fondasi aplikasi Web3. Jaringan data AI terdesentralisasi ini mengumpulkan dan menstandarkan informasi untuk layanan AI dan strategi cerdas, menjadikannya bagian penting bagi proyek-proyek berbasis blockchain.
Selengkapnya di halaman PORT3 →