Perbedaan OLAXBT dan OpenLedger: OLAXBT diperdagangkan di Rp741,5 (kapitalisasi pasar Rp171,48M, volume 24 jam Rp51,41M), sedangkan OpenLedger diperdagangkan di Rp3.611 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp150,96M). Perbedaan utamanya: OpenLedger jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 319M / 1B OPEN (32%) milik OpenLedger. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan OpenLedger selama 23 Hari.
| AIO | OPEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp171,48M | Rp1,16T |
Volume (24h) | Rp51,41M | Rp150,96M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 319M / 1B OPEN (32%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →OpenLedger adalah blockchain AI yang membuka likuiditas untuk monetisasi data, model, aplikasi, dan agen. Protokol ini memfasilitasi pelatihan, penerapan, dan pelacakan on-chain untuk model AI dan data khusus, sekaligus mengatasi tantangan penting terkait transparansi, atribusi, dan verifiabilitas dalam AI.
Selengkapnya di halaman OPEN →