Perbedaan OLAXBT dan Mantra: OLAXBT diperdagangkan di Rp729,82 (kapitalisasi pasar Rp167,2M, volume 24 jam Rp16,47M), sedangkan Mantra diperdagangkan di Rp90 (kapitalisasi pasar Rp500,05M, volume 24 jam Rp82,14M). Perbedaan utamanya: Mantra jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai beredar OLAXBT 230,3M / 1B AIO (24%) dibanding 5,5B / 10B MANTRA (56%) milik Mantra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Mantra selama 22 Hari.
| AIO | MANTRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp167,2M | Rp500,05M |
Volume (24h) | Rp16,47M | Rp82,14M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 5,5B / 10B MANTRA (56%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →