Perbedaan OLAXBT dan Irys: OLAXBT diperdagangkan di Rp742,75 (kapitalisasi pasar Rp171,48M, volume 24 jam Rp51,41M), sedangkan Irys diperdagangkan di Rp288,24 (kapitalisasi pasar Rp743,37M, volume 24 jam Rp79,33M). Perbedaan utamanya: Irys jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai OLAXBT dibatasi (230,3M / 1B AIO (24%)), sedangkan Irys terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Irys selama 2 Hari.
| AIO | IRYS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp171,48M | Rp743,37M |
Volume (24h) | Rp51,41M | Rp79,33M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 2,6B IRYS |
Typical Hold Time | 3 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →IRYS adalah token native Irys, programmable data chain Layer 1 yang menggabungkan penyimpanan data on-chain dengan eksekusi smart contract. IrysVM memungkinkan smart contract mengakses dan berinteraksi langsung dengan data yang tersimpan untuk mendukung aplikasi seperti AI dan DeFi. IRYS digunakan untuk membayar penyimpanan data dan komputasi, mengamankan jaringan melalui staking, serta memberikan reward kepada peserta jaringan.
Selengkapnya di halaman IRYS →