Perbedaan OLAXBT dan Hooked Protocol: OLAXBT diperdagangkan di Rp736,87 (kapitalisasi pasar Rp169,32M, volume 24 jam Rp20,18M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: OLAXBT jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai OLAXBT dibatasi (230,3M / 1B AIO (24%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Hooked Protocol selama 20 Hari.
| AIO | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp169,32M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp20,18M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 3 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →