Perbedaan OLAXBT dan Data Network: OLAXBT diperdagangkan di Rp742,75 (kapitalisasi pasar Rp171,48M, volume 24 jam Rp51,41M), sedangkan Data Network diperdagangkan di Rp3.631 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp249,8M). Perbedaan utamanya: Data Network jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai OLAXBT dibatasi (230,3M / 1B AIO (24%)), sedangkan Data Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OLAXBT selama 3 Hari dan Data Network selama 6 Hari.
| AIO | DATA1 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp171,48M | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp51,41M | Rp249,8M |
Suplai yang Beredar | 230,3M / 1B AIO (24%) | 357,7M DATA1 |
Typical Hold Time | 3 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →