Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) vs Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Akbar Indo Makmur Stimec TbkTrading
Bank Central Asia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Akbar Indo Makmur Stimec Tbk dan Bank Central Asia Tbk: Akbar Indo Makmur Stimec Tbk diperdagangkan di Rp394 (kapitalisasi pasar 91,52 M, volume 24 jam 270,5 rb), sedangkan Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.275 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 40,51 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 8401,1× kapitalisasi pasar Akbar Indo Makmur Stimec Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (40,51 jt vs 270,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AIMSBBCA
Kapitalisasi Pasar
91,52 M768,87 T
Volume
270,5 rb40,51 jt
Lot
2,71 rb405,12 rb
Perputaran
108,09 jt254,84 M
Harga Rata-rata
399,616.290,5
Nilai Transaksi
108,09 jt254,84 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,83 jt

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Akbar Indo Makmur Stimec Tbk

Belum ada sinyal Aura AI.

Bank Central Asia Tbk

BBCA menunjukkan kinerja fundamental yang solid dengan aset tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp1.660,58 triliun pada Q2 2026. Bank terbesar di Indonesia ini mempertahankan profitabilitas tinggi dengan NPM 45,22% dan ROE 20,44%. Meski arus kas operasional turun 21,16% pada kuartal terakhir, neraca tetap sehat dengan debt-to-asset ratio 0,83. Saham diperdagangkan pada valuasi wajar dengan PER 13,28x, mencerminkan posisi dominan di perbankan Indonesia.

Outlook positif didukung ekspansi kredit dan stabilitas sektor perbankan Indonesia. Risiko utama meliputi tekanan margin akibat kenaikan suku bunga BI dan perlambatan ekonomi domestik. Untuk investor jangka panjang, BBCA tetap menjadi pilihan berkualitas dengan fundamental kuat dan dividen konsisten, meski perlu memantau perkembangan regulasi perbankan dan pertumbuhan kredit ke depan.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AIMS
Lihat detail
BBCA
Lihat detail

Tentang Akbar Indo Makmur Stimec Tbk

PT. Akbar Indo Makmur Tbk was established on May 7th 1997. On November 17th, 2000, PT. Stimec merged by PT. Akbar Indo Makmur and changed to be PT. Akbar Indo Makmur Stimec.

Selengkapnya di halaman AIMS

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA