Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Bank IBK Indonesia Tbk
Wilton Makmur Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank IBK Indonesia Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Bank IBK Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 2,89 T, volume 24 jam 2,61 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 189,73 jt). Perbedaan utamanya: Bank IBK Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (189,73 jt vs 2,61 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGRSSQMI
Kapitalisasi Pasar
2,89 T885,64 M
Volume
2,61 jt189,73 jt
Lot
26,06 rb1,9 jt
Perputaran
154,84 jt13,54 M
Harga Rata-rata
59,4271,36
Nilai Transaksi
154,84 jt13,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6061
Volume Ekuilibrium Indikatif
209,18 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Bank IBK Indonesia Tbk

PT Bank Agris Tbk (formerly PT Bank Finconesia) (the Bank) was established on November 13, 1973. The Deed of establishment was approved by the Ministry of Justice on April 4, 1974 and published in Supplement No. 201 of the State Gazette of Republic Indonesia No. 41 dated May 21, 1974.

Selengkapnya di halaman AGRS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI