Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) vs Kedaung Indah Can Tbk (KICI)

Bank IBK Indonesia Tbk
Kedaung Indah Can Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank IBK Indonesia Tbk dan Kedaung Indah Can Tbk: Bank IBK Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 2,89 T, volume 24 jam 2,61 jt), sedangkan Kedaung Indah Can Tbk diperdagangkan di Rp181 (kapitalisasi pasar 49,96 M, volume 24 jam 15,3 rb). Perbedaan utamanya: Bank IBK Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 57,8× kapitalisasi pasar Kedaung Indah Can Tbk, dan Bank IBK Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,61 jt vs 15,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGRSKICI
Kapitalisasi Pasar
2,89 T49,96 M
Volume
2,61 jt15,3 rb
Lot
26,06 rb153
Perputaran
154,84 jt2,76 jt
Harga Rata-rata
59,42180,23
Nilai Transaksi
154,84 jt2,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
60182
Volume Ekuilibrium Indikatif
206

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRS
Lihat detail
KICI
Lihat detail

Tentang Bank IBK Indonesia Tbk

PT Bank Agris Tbk (formerly PT Bank Finconesia) (the Bank) was established on November 13, 1973. The Deed of establishment was approved by the Ministry of Justice on April 4, 1974 and published in Supplement No. 201 of the State Gazette of Republic Indonesia No. 41 dated May 21, 1974.

Selengkapnya di halaman AGRS

Tentang Kedaung Indah Can Tbk

PT Kedaung Indah Can Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on Notarial Deed No. 37, dated January 11, 1974 of Julian Nimrod Siregar Gelar Mangaradja Namora, S.H., notary in Jakarta. The Company produces Cans and Enamel kitchenware. The company`s products have been exported since 1988, mostly to US, Saudi Arabia, and Japan, an also to Europe and South America.

Selengkapnya di halaman KICI