Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank IBK Indonesia Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank IBK Indonesia Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank IBK Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 2,89 T, volume 24 jam 2,61 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Bank IBK Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Bank IBK Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,61 jt vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGRSIKBI
Kapitalisasi Pasar
2,89 T660,96 M
Volume
2,61 jt52 rb
Lot
26,06 rb520
Perputaran
154,84 jt28,5 jt
Harga Rata-rata
59,42548,09
Nilai Transaksi
154,84 jt28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
60555
Volume Ekuilibrium Indikatif
2012

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRS
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank IBK Indonesia Tbk

PT Bank Agris Tbk (formerly PT Bank Finconesia) (the Bank) was established on November 13, 1973. The Deed of establishment was approved by the Ministry of Justice on April 4, 1974 and published in Supplement No. 201 of the State Gazette of Republic Indonesia No. 41 dated May 21, 1974.

Selengkapnya di halaman AGRS

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI