Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) vs Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)

Bank IBK Indonesia Tbk
Alakasa Industrindo Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank IBK Indonesia Tbk dan Alakasa Industrindo Tbk: Bank IBK Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 2,89 T, volume 24 jam 2,61 jt), sedangkan Alakasa Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 263,99 M, volume 24 jam 140,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank IBK Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Alakasa Industrindo Tbk, dan Bank IBK Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,61 jt vs 140,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGRSALKA
Kapitalisasi Pasar
2,89 T263,99 M
Volume
2,61 jt140,7 rb
Lot
26,06 rb1,41 rb
Perputaran
154,84 jt73,46 jt
Harga Rata-rata
59,42522,08
Nilai Transaksi
154,84 jt73,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
60515
Volume Ekuilibrium Indikatif
2015

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRS
Lihat detail
ALKA
Lihat detail

Tentang Bank IBK Indonesia Tbk

PT Bank Agris Tbk (formerly PT Bank Finconesia) (the Bank) was established on November 13, 1973. The Deed of establishment was approved by the Ministry of Justice on April 4, 1974 and published in Supplement No. 201 of the State Gazette of Republic Indonesia No. 41 dated May 21, 1974.

Selengkapnya di halaman AGRS

Tentang Alakasa Industrindo Tbk

PT. Alakasa Industrindo Tbk was established on February 21, 1972 within the framework of the foreign capital Investment law N0. 1 1967, under the name of PT Alcan Indonesia, as a join venture enterprise (PMA company) between Alcan Aluminium Holding Ld (Alcan) and the Municipal Government of Jakarta. In August 1988, Alcan sold all of its shares to the Municipal Government of Jakarta (DKI) and the company status was consequently changed to a Domestic Capital Investment Company (PMDN Company). The Company’s name was then changed to PT Alumindo Perkasa.

Selengkapnya di halaman ALKA