Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Trias Sentosa Tbk. (TRST)

Bank Raya Indonesia Tbk
Trias Sentosa Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Trias Sentosa Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Trias Sentosa Tbk. diperdagangkan di Rp480 (kapitalisasi pasar 1,35 T, volume 24 jam 16,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Trias Sentosa Tbk., dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 16,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROTRST
Kapitalisasi Pasar
3,5 T1,35 T
Volume
6,98 jt16,5 rb
Lot
69,76 rb165
Perputaran
1,02 M7,92 jt
Harga Rata-rata
145,92480
Nilai Transaksi
1,02 M7,92 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144480
Volume Ekuilibrium Indikatif
680158

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
TRST
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Trias Sentosa Tbk.

PT Trias Sentosa Tbk was established on November 23, 1979 and started commercial operation in 1984 with total capacity of 4.500 tons BOPP (biaxially oriented polypropylene) film per annum. In 1989, the Company completed expansion of its second line BOPP film with capacity of 7.500 tons per annum. In 1993, the Company completed its expansion of third line BOPP film with capacity of 12.000 tons per annum, and in 1995, Polyester film project with total capacity of 12.000 tons were completed. In 1996, the Company completed its expansion of fourth line BOPP film with total capacity of 16.000 tons. Currently, the Company is the largest BOPP Film and Polyester Film producer in Indonesia.

Selengkapnya di halaman TRST