Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Bank Raya Indonesia TbkTrading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Summarecon Agung Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 3,35 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp326 (kapitalisasi pasar 5,41 T, volume 24 jam 4,21 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,21 jt vs 3,35 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROSMRA
Kapitalisasi Pasar
3,67 T5,41 T
Volume
3,35 jt4,21 jt
Lot
33,53 rb42,14 rb
Perputaran
495,89 jt1,38 M
Harga Rata-rata
147,9326,63
Nilai Transaksi
495,89 jt1,38 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
148326
Volume Ekuilibrium Indikatif
4286

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA