Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Bank Raya Indonesia Tbk
Bahtera Bumi Raya Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp695 (kapitalisasi pasar 577 M, volume 24 jam 43,1 rb). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 43,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROPGJO
Kapitalisasi Pasar
3,5 T577 M
Volume
6,98 jt43,1 rb
Lot
69,76 rb431
Perputaran
1,02 M29,81 jt
Harga Rata-rata
145,92691,75
Nilai Transaksi
1,02 M29,81 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144695
Volume Ekuilibrium Indikatif
68046

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO