Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL)

Bank Raya Indonesia Tbk
Pelat Timah Nusantara Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Pelat Timah Nusantara Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Pelat Timah Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp180 (kapitalisasi pasar 459,25 M, volume 24 jam 2,14 jt). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Pelat Timah Nusantara Tbk., dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 2,14 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGRONIKL
Kapitalisasi Pasar
3,5 T459,25 M
Volume
6,98 jt2,14 jt
Lot
69,76 rb21,42 rb
Perputaran
1,02 M383,26 jt
Harga Rata-rata
145,92178,91
Nilai Transaksi
1,02 M383,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144180
Volume Ekuilibrium Indikatif
68033

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
NIKL
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Pelat Timah Nusantara Tbk.

PT Pelat Timah Nusantara Tbk (PT Latinusa) was the first company in Indonesia that produces high-quality tinplate with international standards. PT Latinusa was founded on August 19, 1982 under the Company Act No.45, drawn up before Imas Fatimah, SH, and the current majority shareholder is the Japanese consortium consisting of Nippon Steel Corporation, Mitsui Co.. Ltd.., Nippon Steel Trading Co.., And Metal One. Nippon Steel Corporation is also the provider of our main raw material, Tin Mill Black Plate (TMBP), so the availability of raw materials is always guaranteed.

Selengkapnya di halaman NIKL