Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Maxindo Karya Anugerah Tbk. (MAXI)

Bank Raya Indonesia Tbk
Maxindo Karya Anugerah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Maxindo Karya Anugerah Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Maxindo Karya Anugerah Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 480,5 M, volume 24 jam 3,31 jt). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,3× kapitalisasi pasar Maxindo Karya Anugerah Tbk., dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 3,31 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROMAXI
Kapitalisasi Pasar
3,5 T480,5 M
Volume
6,98 jt3,31 jt
Lot
69,76 rb33,07 rb
Perputaran
1,02 M165,36 jt
Harga Rata-rata
145,9250
Nilai Transaksi
1,02 M165,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
14450
Volume Ekuilibrium Indikatif
6803

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
MAXI
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Maxindo Karya Anugerah Tbk.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 26 of Dwi Swandiani, S.H., dated July 11, 2002. The Company started its commercial operations in 2002.

Selengkapnya di halaman MAXI