Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Bank Raya Indonesia TbkTrading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 3,35 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,31 T, volume 24 jam 1,42 jt). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,35 jt vs 1,42 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROKBLI
Kapitalisasi Pasar
3,67 T1,31 T
Volume
3,35 jt1,42 jt
Lot
33,53 rb14,15 rb
Perputaran
495,89 jt459,78 jt
Harga Rata-rata
147,9324,88
Nilai Transaksi
495,89 jt459,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
148324
Volume Ekuilibrium Indikatif
41

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI