Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank Raya Indonesia Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Bank Raya Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,98 jt vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGROIKBI
Kapitalisasi Pasar
3,5 T660,96 M
Volume
6,98 jt52 rb
Lot
69,76 rb520
Perputaran
1,02 M28,5 jt
Harga Rata-rata
145,92548,09
Nilai Transaksi
1,02 M28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144555
Volume Ekuilibrium Indikatif
68012

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI