Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) vs Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI)

Bank Raya Indonesia Tbk
Dewi Shri Farmindo Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Raya Indonesia Tbk dan Dewi Shri Farmindo Tbk.: Bank Raya Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 3,5 T, volume 24 jam 6,98 jt), sedangkan Dewi Shri Farmindo Tbk. diperdagangkan di Rp119 (kapitalisasi pasar 238 M, volume 24 jam 106,98 jt). Perbedaan utamanya: Bank Raya Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 14,7× kapitalisasi pasar Dewi Shri Farmindo Tbk., dan Dewi Shri Farmindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (106,98 jt vs 6,98 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AGRODEWI
Kapitalisasi Pasar
3,5 T238 M
Volume
6,98 jt106,98 jt
Lot
69,76 rb1,07 jt
Perputaran
1,02 M12,64 M
Harga Rata-rata
145,92118,19
Nilai Transaksi
1,02 M12,64 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
144119
Volume Ekuilibrium Indikatif
6809,91 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AGRO
Lihat detail
DEWI
Lihat detail

Tentang Bank Raya Indonesia Tbk

PT Bank Agroniaga Tbk (the Bank) was established by notarial deed No. 27 of notary Raden Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989. In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ( BRI Agro). PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk changed its name to PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) based on Deed of Decision Meeting Statement No.24 dated September 27, 2021, in the presence of M.Nova Faisal, SH., M.Kn. a Notary.

Selengkapnya di halaman AGRO

Tentang Dewi Shri Farmindo Tbk.

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (The "Company") is domiciled in Cianjur was established based on notarial deed No. 15 dated September 17, 2019 of Amaliyah, S.H.,M.Kn notary in Jakarta. The Company commenced commercial operations in 2019.

Selengkapnya di halaman DEWI